AV Shunt.docx

15 pages
7 views
of 15
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
PENDAHULUAN Kemajuan teknologi di berbagai bidang kehidupan terutama di bidang kesehatan menuntut sumber daya manusia selalu ditingkatkan. Akhir-akhir ini penyakit degeneratif kronis sering muncul sebagai penyebab berbagai kematian. Gagal ginjal merupakan salah satu penyakit yang terjadi akibat komplikasi kronis seperti diabetes mellitus ( DM ), hipertensi dan banyak lagi penyakit kronis lain. Gagal ginjal yang terjadi akibat komplikasi terse
Transcript
  PENDAHULUAN Kemajuan teknologi di berbagai bidang kehidupan terutama di bidang kesehatanmenuntut sumber daya manusia selalu ditingkatkan. Akhir-akhir ini penyakit degeneratif kronis sering muncul sebagai penyebab berbagai kematian. Gagal ginjal merupakan salahsatu penyakit yang terjadi akibat komplikasi kronis seperti diabetes mellitus ( DM )hipertensi dan banyak lagi penyakit kronis lain. Gagal ginjal yang terjadi akibat komplikasitersebut biasanya bersifat ringan  sedang dan berat sekarang ini Gagal Ginjal !erminal( GG! ) atau nd #tage $enal Diseas ( #$D ) ramai di bicarakan karena bukan hanyamenyangkut soal bagian kesehatan saja tetapi juga melibatkan lintas bidang kesehatan karena biaya penatalaksanaan yang tidak murah.Data yang didapat dari %ndonesiaan $enal $egistry jumlah pasien baru yangmenjalani hemodialisis pada tahun &'' sebanyak &*+ orang dari &' renal unit sedangkan pada tahun &'' dari bulan januari sampai juni sebanyak ,&+ orang data pada tahun &''ini tampaknya akan semakin bertambah karena banyaknya renal unit yang belum memasukandata.Dengan banyaknya asien Gagal Ginjal !erminal ( GG! ) tersebut kebutuhan akan pera/at dialysis semakin meningkat. 0ntuk menjadi pera/at hemodialisis pera/at perlumelakukan pendidikan khusus untuk mempelajari berbagai tekhnik dialysis yang biasanyamenggunakan alat atau mesin dan cara yang khusus.Dalam !erafi Ginjal engganti ( !G ) tidak terlepas dengan akses 1askuler terutama pada hemodialisis. Data lain yang didapat dari $#KG 2y. $.A 3abibie pada bulan #eptember &'' dengan jumlah total ebanyak *'' pasien menunjukan bah/a penggunaan A4-#huntsebagai akses 1ascular sangat besar yaitu sekitar +5 6 dan sisanya femoral dan cateter doublelumen.  7erbagai keadaan dan komplikasi penyakit dapat mempengaruhi A4-#hunt baik sebelum maupun setelah operasi maka dengan itu pera/at hemodialisis berperan pentingmulai dari menyarankan dan memoti1asi pasien untuk A4-#hunt memberikan informasi yangade8uate tentang A4-#hunt mengatasi dan mengobser1asi berbagi komplikasi #elama pengunaan A4-#hunt dan tentunya memelihara A4-#hunt selama A4-#hunt digunakan.A4-#hunt adalah eroses penyambungan ( anstomosis ) pembuluh darah 1ena dan arteridengan tujuan untuk memperbesar aliran darah 1ena supaya dapat digunakan untuk keperluanhemodialisis ( $onco &'' )  TINJAUAN PUSTAKAPengertian Akses Vaskular Akses 4askular adalah istilah yang berasal dari bahasa inggris yang berarti jalan untuk memudahkan mengeluarkan darah dari pembuluhnya untuk keperluan tertentu dalam kasusgagal ginjal terminal adalah untuk proses hemodilisis. Sejarah Akses Vaskular ,.ertama kali menunjukkan hasil baik pada percobaan dengan binatang pada ,+,&.&.!ahun ,+ 9.:. Kolff mengembangkan alat dialisis yang kompatibel secara klinisa.Kaca dan tabung metal digunakan untuk kanulasi intermiten b.ipa karet memba/a darah ke alat dialysisc.Memerlukan ligasi arteri;1ena setelah selesai pera/atand.asien meninggal setelah ,& kali sesi dialisis setelah seluruh akses pembuluh darahtelah digunakan dan rusak.*.!ahun ,+<* #eldinger mengemukakan teknik perkutaneus untuk kanulasi arteri dan 1enamenggunakan penuntun ka/at teknik ini mengurangi kerusakan tunika intima pembuluhdarah.!ahun ,+5' =uinton Dillard #cribner a. ksternal shunt permanenDengan tabung silastik dengan ujung menggunakan bahan !eflon diimplankan pada arteri radialis dan 1ena sefalika dihubungkan di luar kulit pasien.  #hunt tahan hingga &-* bulan  #ering terjadi infeksi dan thrombosis  !erjadi perdarahan masif karena terkadang sambungan terlepas  b.%nternal shunt  #hunting arterio-arterial dengan transposisi arteri (misal> arteri femoralis superfisialditransposisikan ke lokasi yang lebih superfisial)<.!ahun ,+5& ?imino dan 7rescia ã Mendemonstrasikan bah/a tusukan pada 1ena dapat dikerjakan untuk aliran masuk maupun keluar dari alat dialisis ã Memerlukan cuff dengan ukuran lebih besar dan lebih kecil dari ukuran 1ena untuk mendilatasi 1ena ã Keberhasilan ditentukan oleh ketersediaan 1ena5.!ahun ,+55 ?imino dan 7rescia mengemukakan penggunaan arteri radialis ke 1enasefalika (fistula arterio 1enosa) untuk akses dialisis ã Mulai dikembangkan graft prostetik  ã A4 #hunt (7rescia-?imino #hunt)  Diterapkan oleh D@=% (edoman Manajemen Akses 4askular) (&''')  endekatan multidisiplin 2efrolog Ahli bedah dan $adiologi inter1ensional. Alasan Pemasangan Akses Vaskular emasangan akses 1askular diharapkan dapat memudahkan dokter dan pera/at untuk melakukan akses atau penusukan sehingga lebih mudah dan mengurangi resiko dari penusukan yang dilakukan pada tempat lain seperti area femoral. Bentuk Akses Vaskular ,.#ejenis alat berupa saluran atau kanula ( kateter ) yang dimasukan kedalam lumen pembuluh darah seperti sub cla1ia dan jugular.&.7erupa pembuluh darah 1ena atau pembuluh darah buatan ( politetrafluroetilen namadagang > gerotek ) yang disambungkan ( anstomosis ) atau dengan arteri ( A4-shunt;7recia cimino ) ( $onco &'' > <* )
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks