tuak

398 pages
119 views
of 398
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Done
Tags
Transcript
  MAQOM AL MUWAHIDIN '''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''  ALAM ini semuanya tampak GELAP, ia terang hanya karena tampaknya ALLAH di dalamnya -------------------------------------------------- Barang siapa melihat ALAM, tetapi tidak menyaksikan TUHAN didalamnya, padanya, sebelumnya, atau sesudahnya, maka ia benar- benar memerlukan CAHAYA, dan ―matahari‖ makrifat terhalangi baginya oleh ―awan‖ benda -benda ciptaan -------------------------------------------------- Penciptaan manusia memiliki makna dan tujuan yang khusus, yang berasal dari nur azali, oleh sebab itu lihatlah yang selalu ada di balik pengalaman duniawi yang tampak ini sebagai hikmah dan pelajaran, Syuhudul kasrah fi wahdah, dan Syuhudul wahdah fi kasrah -------------------------------------------------- Maka marilah kita belajar dan belajar menangkap cahaya Tuhan yang menyelimuti alam ini -------------------------------------------------- Berusaha mendekat dan mendekat, Memahami dan mengenali tentang Sang Maha Pencipta, Yang Maha Memelihara, Mengatur dan Memberi rezeki, Sumber dari segala sumber cahaya, Asal dari segala asal dan wajah dari segala wajah -------------------------------------------------- Wajah di dalam wajah kita itulah ada 9 nama yaitu : -------------------------------------------------- 1. Sirr 2. Sirru sirr 3. Ahdah 4. Wahdah 5. Wahdiah 6. Ahmad 7. Muhammad 8. Mustafa 9. Mahmud --------------------------------------------------  Ada 9 Tashahud juga yang kita lakukan dalam Sholat 5 waktu, dan pada waktu-waktu itulah wajah-wajah ini akan keluar -------------------------------------------------- ―Inni Wajjahtu wajhiya lillazi fatar  -as-samawati wal arda hanifam wama ana min-al- mushrikin.‖  -------------------------------------------------- Bagi mereka yang belum menjalani Maqam Sholahuddaim, maka dia tidak dapat mengeluarkan wajah-wajah ini, karena apabila wajah Ahmad dan Muhammad keluar dan mereka tidak menapaki Maqam Sholahuddaim maka itu artinya dia akan mati alias mhoodarr -------------------------------------------------- Hanya yang sudah mencapai Maqam Sholahuddaim saja yang boleh mengeluarkan wajah-wajah ini, Misalnya untuk pergi ke 18.000 Alam, untuk beribadah atau menjalankan tugas  Allah -------------------------------------------------- Banyaknya alam ini karena Allah RABBUL ALAMIN dan Nabi Muhammad juga RAHMATAL LIL ALAMIN dan kita RAHMATAN FIL ALAMIN -------------------------------------------------- Ilmu tentang wajah-wajah ini akan terbuka ketika telah menguasai Ilmu tentang Nafas,  Anfas, Tanafas dan Nufus, setelah melewati beberapa tahapan, misalnya dengan Nafas Ar-Rahman dan Wajah Ar-Rahman --------------------------------------------------  Dalam hal kita menapaki jalan Tasawuf yaitu jalan Hakekat dan Makrifatullah, diperlukan suatu keikhlasan dan kesungguhan oleh karena itu Guru yang Mursyid dan yang Kasyaf sangat diperlukan untuk memantau dari jarak jauh, maksudnya guru tahu apa yang anak murid mimpikan di malam hari -------------------------------------------------- Kemampuan untuk ―DUDUK DALAM KALIMAH‖ penting, ini artinya kita harus menguasai Zikir Nafas dan penyucian diri, agar kita mampu menghalau semua yang akan datang mengganggu, mereka yang mencapai tahap suci ini akan dapat bertemu dengan para  Anbiya‘ dan para Malaikat, dapat belajar langsung dari mereka, setelah itu akan dapat guru ―spiritual‖ kemudian jika maqam meningkat maka akan diberikan nama Rahasia yang dengan nama inilah penghuni langit mengenalinya -------------------------------------------------- Jika saja Roh dapat menembus 7 lapis langit, maka tentu dapat juga menembus 7 lapis bumi, dan pastinya akan dapat mengetahui rahasia-rahasia makhluk yang duduk di semua lapisan ini -------------------------------------------------- Dengan demikian mudahlah bagi mereka untuk menghantar balik makhluk yang asalnya dari lapisan-lapisan ini, pada kondisi ini biasanya gurunya terlebih dahulu sudah membuka rahasia-rahasia diri, sebab ini merupakan kunci-kunci perbendaharaan untuk masuk kedalamnya -------------------------------------------------- Bagi mereka yang sudah disahkan Mengenal Diri = Mengenal Allah, maka tidak ada yang dapat mengodanya dengan apapun jua, walau godaan tetap saja ada dan juga bagi yang dapat mengenal Diri akan diberi Anugerah Kasyaf (tembus pandang) oleh Allah Ta‘ala  -------------------------------------------------- Bukti sudah mengenal Diri ialah ketika dia dapat mengeluarkan 9 wajahnya semua, Dan  juga, ketika dia telah ditalqinkan oleh gurunya (kafan-kan) dan ketika pintu langit telah terbuka dan dia melihat semua isi langit : Sidratul Muntaha, Baitul Arsy, Arsyillah -------------------------------------------------- Puncaknya adalah ketika masuknya Al-Quran dari langit terus ke Dada dan mendapat kesempatan membaca Al-Quran di Sidratul Muntaha, Allah berfirman di dalam Hadis QudsiNya : -------------------------------------------------- ―Hai hambaKu, bila engkau ingin masuk ke HaramiKu (Haramil Qudsiyah), maka engkau  jangan tergoda oleh Mulki, Malakut, Jabarut, karena alam Mulki adalah setan bagi orang  Alim, Alam Malakut adalah setan bagi orang Arif dan Alam Jabarut adalah setan bagi orang yang akan masuk ke Alam Qudsiyah‖  -------------------------------------------------- Wajib bagi semua manusia mengetahui kapasitas dirinya yaitu pada alam yang mana dan  jangan mengaku-ngaku sesuatu yang bukan haknya --------------------------------------------------  Allah menyayangi orang-orang yang mengetahui kadar dirinya dan tidak melewati batas perjalanannya menjaga lisannya dan tidak menyia- nyiakan umurnya‖  -------------------------------------------------- Seorang Alim harus mampu mencapai makna hakekat manusia yang disebut ―Tiflul Ma‘ani‖ (Bayi Ma‘nawi)  -------------------------------------------------- Setelah itu harus mendidiknya dengan tetap melakukan Asma Tauhid dan keluar dari alam Jasmani ke alam Ruhani, yaitu alam As-Sirri yang di sana tidak ada sesuatu pun selain Allah -------------------------------------------------- Sirr itu seperti lapangan dari cahaya, tidak ada ujungnya, Inilah MAQAM AL-MUWAHIDIN Berusahalah untuk mencapai ke tahap itu melalui ajaran guru atau orang yang ahlinya --------------------------------------------------   Ada diantara para guru sengaja tidak menguraikan dengan lebih lanjut karena sebagiannya adalah RAHASIA yang perlu dibicarakan secara khusus, tapi itu semua tidak BERLAKU bagi tuak lombok ilahi, saya akan membuka dan membahasnya sampai TELANJANG tanpa sehelai benang pun -------------------------------------------------- Inilah AMALIAH MAQAM AL MUHAWIDIN : -------------------------------------------------- 1). AmbilLah air wudhu (harus dalam keadaan suci lahir dan batin) -------------------------------------------- 2). Baca surat-surat ini, Ayat Kursi 1x, Al-Ikhlas 1x, An-Naas 1x, Al-Fatihah 1x -------------------------------------------- 3).Baca ilmu asal diri ini 1x : zahirku Adam, Batinku Muhammad, Jahirku Muhammad, Batinku Allah, Iradatku Iradatullah, Qudratku qudratullah, kalamku kalamullah, Ini kerja engkau ya Allah, aku tiada ikut campur -------------------------------------------- 4). Baca Sholawat Ghaib ini 1x : Allahumma sholli ala sayyidina Muhammadin, alam awal, awal alimullah, alimul ghoibi was-syahadah -------------------------------------------- 5). Baca : Ya Hu Ya Khobiru 7000x -------------------------------------------- 6). Mata dipejamkan dan pusatkan pada kening, harus benar-benar konsentrasi dan jangan membuka mata selama menjalankannya dan ingatlah hati dan fikiran tertumpu pada wajah anda sendiri -------------------------------------------- 7). Pada tahap awal, anda akan melihat dengan mata batin adanya segumpalan seperti kabut atau awan yang bergulung-gulung dan nanti sampai pada akhirnya anda akan melihat titik cahaya, Lihatlah titik cahaya tersebut sampai membesar, dan setelah besar barulah anda bisa masuk ke dalam rasa menembus alam gaib dan alam-alam lainNya -------------------------------------------- 8). Bila sudah bisa menembus alam gaib, nanti anda akan bisa berkomunikasi dengan penghuni alam gaib tersebut -------------------------------------------- 9). Kalau ingin kembali, tariklah nafas kuat-kuat dan niatkan dalam hati Aku Ingin Kembali. . (TUAK ILAHI)  MENGENAL 7 MAQOM LATIFAH '''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' Dalam Kitab Ihya Ulumudin Juz 3 Telah Membahagikan Nafsu Dalam 7 Tingkatan Yang Dikenal Dengan Istilah Marotibun-Nafsi . Tempat-Tempat Dimana Nafsu Ini Bersemayam Dalam Dunia Sufi Biasa Dinamakan Sebagai Lathifah , Yaitu Sebuah Titik Halus Dalam Diri Kita Yang Keberadaannya Tersebar.  ________________ (1) Nafsu Ammarah : Tempatnya Adalah Ash-Shodru Artinya DADA.  Adapun Pasukan-Pasukannya Sebagai Berikut : 1. Al-Bukhlu Artinya Kikir Atau Bakhil 2. Al-Hirsh Artinya Tamak Atau Rakus 3. Al-Hasad Artinya Hasad 4. Al-Jahl Artinya Bodoh 5. Al-Kibr Artinya Sombong 6. Asy-Syahwat Artinya Keinginan Duniawi.  ________________ (2) Nafsu Lawwamah : Tempatnya Adalah Al-Qolbu  Artinya HATI, Tepatnya Dua Jari Di Bawah Dada Kiri.  Adapun Pasukan-Pasukannya Sebagai Berikut : 1. Al-Laum Artinya Mencela 2. Al-Hawa Artinya Bersenang-Senang 3. Al-Makr Artinya Menipu 4. Al-'Ujb Artinya Bangga Diri 5. Al-Ghibah Artinya Mengumpat 6. Ar-Riya' Artinya Pamer Amal (Riyak) 7. Az-Zhulm Artinya Zalim 8. Al-Kidzb Artinya Dusta 9. Al-Ghoflah Artinya Lupa.  ________________ (3) Nafsu Mulhamah : Tempatnya Adalah AR-RUH, Tepatnya Dua Jari Di Bawah Susu Kanan.  Adapun Pasukan-Pasukannya Sebagai Berikut : 1. As-Sakhowah Artinya Murah Hati 2. Al-Qona'ah Artinya Merasa Cukup 3. Al-Hilm Artinya Murah Hati 4. At-Tawadhu' Artinya Rendah Hati 5. At-Taubat Artinya Taubat Atau Kembali Kepada Allah 6. As-Shobr Artinya Sabar 7. At-Tahammul Artinya Bertanggung Jawab.  ________________ (4) Nafsu Muthmainnah : Tempatnya Adalah AS-SIRR  Artinya Rahasia, Tepatnya Dua Jari Dari Samping Dada Kiri.  Adapun Pasukan-Pasukannya Sebagai Berikut : 1. Al-Juud Artinya Dermawan 2. At-Tawakkul Artinya Berserah Diri 3. Al-Ibadah Artinya Ibadah 4. Asy-Syukr Artinya Syukur Atau Berterima Kasih 5. Ar-Ridho Artinya Redha 6. Al-Khosyah Artinya Takut Akan Melanggar Larangan.
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks